PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi PerkembanganPsikologi Evolusioner

aloparenting

alloparenting

Ringkasan Singkat

Pengasuhan dan perawatan bayi oleh individu yang bukan merupakan orang tua kandung dari bayi tersebut.

Aloparenting merujuk pada segala bentuk perawatan bayi atau anak-anak yang dilakukan oleh individu selain orang tua biologisnya. Individu yang melakukan perawatan ini disebut sebagai aloparents, helpers, atau pembantu di sarang. Fenomena ini sangat menonjol pada spesies dengan sistem pembiakan kooperatif.

Dalam komunitas yang menerapkan aloparenting, pengasuh tambahan ini menyediakan layanan penting seperti memberi makan, melindungi dari predator, dan memberikan stimulasi sosial yang krusial bagi kelangsungan hidup keturunan. Pada manusia, aloparenting mencakup peran kakek-nenek, bibi, paman, atau pengasuh profesional yang berkontribusi pada perkembangan sosial dan emosional anak.

Penelitian menunjukkan bahwa aloparenting tidak hanya menguntungkan bayi, tetapi juga mengurangi beban stres pada orang tua kandung, sehingga meningkatkan kemungkinan keberhasilan reproduksi di masa depan dan kesejahteraan kelompok secara keseluruhan.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • Hrdy, S. B. (2009). Mothers and Others: The Evolutionary Origins of Mutual Understanding.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback